Manfaat Usaha Kecil dan Menengah "UKM" Sebagai Penggerak Perekonomian

     Pertumbuhan ekonomi Indonesia tak lepas dari peran penting UKM dalam meningkatkan dan menstabilkan perekonomian. sebagai bangsa yang menjunjung tinggi semangat "keadilan sosial" sebagaimana yang termaktub dalam sila ke lima "Keadilan Sosial Bagi Seluruh rakyat Indonesia". jika di runut dalam sejarahnya UKM sebagai motor penggerak perekonomian mampu bertahan dari krisis moneter tahun 1997 sampai tahun 1998 dan sampai saat ini UKM masih memperlihatkan eksistensinya, dan memiliki banyak manfaat  bagi masyarakat ekonomi ke bawah. hal tersebutlah yang harus  di contoh oleh indonesia dalam meningkatkan jumlah dan para pelaku UKM. di mana UKM itu sendiri lebih bersifat kepada sektor rill sehingga masyarakat lebih merasakan manfaatnya secara langsung yang berimbas kepada sejahteranya masyarakat.
     Pengembangan ekonomi kerakyatan tidak hanya tidak dapat di capai hanya dengan mengandalkan startegi pertumbuhan, di mana telah terbukti bahwa dampak kebijakan yang hanya mengandalkan pertumbuhan,justru akan menimbulkan kesenjangan sosial. UKM sangat diharapkan  menjadi salah satu pilar penting dalam memajukan perekonomian di indonesia. pertumbuhak di indonesia tidak terlepas dari dukungan perbankan dalam menyalurkan kredit kepada pelaku UKM, menurut data Bank Indonesia setiap tahunnya kredit UKM semakin meningkat. menyadari pentingnya dan besarnya manfaat dengan hadirnya para pelaku UKM dalam memberikan sumbangsih positifnya dalam memajukan roda perekonomian indonesia.
     ada beberapa BUMN ikut serta bersinergi dalam membantu mendorong peningkatan UKM di indonesia. PT.Asuransi Jiwasraya, Jamkrindo serta PT.Permodalan Nasional Madani berkomitmen untuk mendukung para pelaku UKM. dengan adanya sinergitas yang terjalin, dapat berdampak positif lebih lanjut bisa turut andil dalam menekan angka kemiskinan. sebagai gambaran, kendati Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) telah diberlakukan pada tahun 2016, tentunya para pelaku UKM akan semakin dituntut untuk terus berinovasi agar bisa  bersaing dengan para pengusaha  dari negara ASEAN lainnya. dukungan pemerintah sangat dibutuhkan dalam menyokong pertumbuhan UKM supaya tidak sampai atau banyak yang tumbang.

     Dalam pembangunan ekonomi di indonesia UKM selalu digambarkan sebagai sektor yang mempunyai peran yang penting, karena sebagian besar jumlah penduduknya hidup dalam kegiatan usaha kecil baik di sektor tradisional maupun modern. bisnis UKM sudah tersebar hampir di seluruh pelosok negeri, UKM telah terbukti mampu menopang sendi-sendi perekonomian bangsa di masa sulit saat terjadi krisis moneter yang meluluhlantahkan perekonomian indonesia, di mana saat krismon menerjang indonesia, perusahaan-perusahaan besar tak mampu terselematkan yang terjadi justru penggelapan dana BLBI, dana bantuan dari pemerintah tak jelas kemana.
     Kepedulian pemerintah terhadap UKM sangat tepat, terutama pada fokus pengembangan di sektor rill, UKM lebih bermain di sektor rill yang memenuhi hajat hidup orang banyak sehingga memiliki manfaat tidak hanya untuk pertumbuhan ekonomi tetapi juga mampu mensejahterakan masyarakat. UKM juga merupakan solusi bagi masyarakat yang ingin berwirausaha sebagai cikal bakal dari tumbuhnya usaha besar, hampir semua usaha besar berasal dari UKM, satu hal yang perlu diingat, bahwa dalam pengembangan UKM merupakan suatu langkah yang perlu di ambil oleh pemerintah yang merupakan tanggung jawab pemerintah, selain itu, peran sektor perbankan juga sangat penting terkait dengan memajukan UKM itu sendiri, lebih jauh lagi, terkait dengan ketersediaan dana atau modal tidak dapat di kesampingkan, pemerintah harus mencari solusi terbaik mengenai keterbatasan modal yang dimiliki oleh pelaku usaha UKM, yakni akses pasar,modal, serta teknologi.
     Prospek bisnis UKM dalam era Masyarakat Ekonomi Asean  sangat tergantung dengan upaya yang dilakukan oleh pemerintah dalam mengembangkan bisnis UKM, salah satu upaya  yang harus dilakukan adalah bagaimana mengembangkan iklim usaha yang kondusif  bagi UKM, dalam artian suatu faktor penting yang mampu mengurangi daya saing UKM adalah merebaknya pungutan liar yang dikenakan pejabat aparat pemerintah, dengan demikian pungutan liar maupun beban fiskal yang memberatkan perkembangan UKM. usaha kecil dan menengah (UKM) memilik banyak manfaat bagi pertumbuhan perekonomian, oleh karena itu, selain berperan dalam pertumbuhan ekonomi dan penyerapan tenaga kerja,  banyak usaha besar yang mengalami stagnansi bahkan gulung tikar, Sektor usaha UKM mampu unjuk gigi ditengah pergumulan krisis moneter pada tahun 1997/1998.